TTL Dorong Standar STS Dua Jam melalui Evaluasi Penerapan Zona EAZI

Reporter : Redaksi
Uji coba Zona EAZI di TPK Berlian selama 4–31 Agustus 2026 mencatat 16 kapal dengan rata-rata waktu ship-to-ship berth changeover (STS) 2 jam 24 menit.hms

jogobojonegoro.com - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus mendorong efisiensi pergantian kapal melalui evaluasi penerapan Zona EAZI (Express Anchorage Zone Service) di Pelabuhan Tanjung Perak.

Uji coba Zona EAZI di TPK Berlian selama 4–31 Agustus 2026 mencatat 16 kapal dengan rata-rata waktu ship-to-ship berth changeover (STS) 2 jam 24 menit. Capaian tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan menuju standar waktu STS dua jam.

Baca juga: Jadwal Kapal Makin Pasti, TTL Terapkan Berthing Priority dan Berthing Window

Adapun penerapan Zona EAZI di TPK Nilam pada 23 April–31 Agustus 2026 melayani 176 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 53 menit.

Direktur Utama TTL David Pandapotan Sirait mengatakan, peningkatan kecepatan pelayanan kapal membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

“TTL bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pelayanan kapal melalui kolaborasi yang kuat guna menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, aman, reliabel, dan kompetitif,” ujar David, Jumat (02/10/2026).

TTL memperkuat integrasi perencanaan tambat, pemantauan real time, dan Berthing Management untuk mendukung efisiensi operasional.

Evaluasi berkala diharapkan membantu mengidentifikasi peluang perbaikan sekaligus meningkatkan kepastian pelayanan bagi pengguna jasa.***

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru